Subscribe Us


Selasa, 30 Juni 2026

HIMA PPKn FISIP UNY - PENGABDIAN MASYARAKAT 2026

HIMA PPKn UNY Laksanakan Pengabdian Masyarakat 2026 di Dusun Ngrancah, Wujudkan Kepedulian melalui Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat
Bantul, 28 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat 2026 di Dusun Ngrancah, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul pada 27–28 Juni 2026. Mengusung tema "Di dalam Tubuh yang Sehat, Terdapat Jiwa Kewarganegaraan yang Kuat", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan pada hari pertama, Sabtu (27/6), diawali dengan PPKn Mengajar, yaitu kegiatan pembelajaran interaktif bagi anak-anak Dusun Ngrancah yang bertujuan menanamkan nilai karakter dan kebangsaan, serta meningkatkan semangat belajar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Mengajar TPA, di mana mahasiswa PPKn turut mendampingi proses pembelajaran membaca Al-Qur'an dan memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anak. Sebagai penutup hari pertama, HIMA PPKn menyelenggarakan Nonton Bareng bersama anak-anak Dusun Ngrancah yang berlangsung meriah dan penuh kehangatan.
Memasuki hari kedua, Minggu (28/6), kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan sebagai upaya meningkatkan pola hidup sehat dan mempererat kebersamaan. Setelah senam, panitia membagikan doorprize kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya, HIMA PPKn UNY memberikan Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan DBD. Untuk mendukung materi yang telah disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pembasmi nyamuk sederhana serta pembagian obat nyamuk kepada warga. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, HIMA PPKn UNY menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Dusun Ngrancah. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial mahasiswa PPKn terhadap masyarakat.
Ketua HIMA PPKn UNY, Yosef Teguh Lavito, menyampaikan bahwa Pengabdian Masyarakat 2026 tidak hanya menjadi program kerja organisasi, tetapi juga merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Ngrancah sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PPKn untuk belajar dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Semoga kolaborasi yang telah terjalin dapat berlanjut di masa mendatang," ujarnya. Melalui Program Pengabdian Masyarakat 2026, HIMA PPKn UNY berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Pengabdian Masyarakat dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive Video After Movie

Minggu, 21 Juni 2026

HIMA PPKn FISIP UNY - PENERIMAAN KUNJUNGAN DARI HMPS FKIP UAD

Yogyakarta, 12 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Kunjungan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMPS PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Aula Sidang Besar Lantai 2 Gedung Pascasarjana FISIP UNY ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun jejaring antarmahasiswa dalam lingkup organisasi kemahasiswaan. Kegiatan penerimaan kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan pertukaran informasi antara kedua organisasi mahasiswa. Melalui agenda yang telah disusun, peserta memperoleh kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai tata kelola organisasi, program kerja unggulan, strategi pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai inovasi yang telah dilaksanakan dalam mendukung keberlangsungan organisasi kemahasiswaan di masing-masing institusi. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh pengurus serta anggota dari kedua himpunan mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif melalui sesi perkenalan, pemaparan profil organisasi, diskusi, serta forum tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan dan wawasan. Melalui kegiatan ini, kedua organisasi dapat saling belajar dan memperoleh referensi baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan program kerja di masa mendatang. Penerimaan kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi antarmahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menghadapi tantangan organisasi maupun akademik. Selain memperluas relasi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap terbuka terhadap berbagai ide dan perspektif yang berbeda sehingga dapat mendorong terciptanya organisasi yang lebih adaptif, progresif, dan berdaya saing. Melalui kegiatan Penerimaan Kunjungan ini, HIMA PPKn FISIP UNY berharap hubungan baik dengan HMPS PPKn FKIP UAD dapat terus terjalin dan berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama di masa yang akan datang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang berkelanjutan guna mendukung pengembangan organisasi, meningkatkan kualitas mahasiswa, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Penerimaan Kunjungan dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

HIMA PPKn FISIP UNY - SAYEMBARA PROPOSAL

Yogyakarta, 9 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan program kerja "Sayembara Proposal 2026" sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif melalui penyusunan gagasan dalam bentuk proposal. Kegiatan ini mengusung tema "Mengasah Pikiran, Menciptakan Kebaharuan, Melahirkan Karya yang Berkelanjutan" yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan ide-ide baru yang solutif, aplikatif, dan memiliki kebermanfaatan jangka panjang. Sayembara Proposal 2026 ditujukan bagi mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2023, 2024, dan 2025. Perlombaan dilaksanakan secara berkelompok yang terdiri atas satu ketua tim dan dua anggota. Melalui kompetisi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan gagasan terbaik mereka dalam bentuk proposal yang inovatif serta mampu menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan Septi Armamevia Hartanti, Finalis PIMNAS 37 dan penerima pendanaan PKM RSH Dikti Tahun 2024, sebagai juri yang bertugas menilai seluruh karya peserta. Kehadiran juri yang berpengalaman di bidang Program Kreativitas Mahasiswa diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi peserta untuk terus meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta pada tanggal 9–12 Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan proposal pada tanggal 12–27 Mei 2026. Seluruh proposal yang masuk akan melalui proses seleksi dan penilaian sebelum hasil perlombaan diumumkan pada 29 Mei 2026. Pada hari yang sama, panitia juga akan melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas ide dan karya terbaik yang telah dihasilkan. Melalui Sayembara Proposal 2026, HIMA PPKn UNY berharap dapat menumbuhkan budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan produktif di kalangan mahasiswa. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi melalui gagasan-gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi langkah awal dalam melahirkan karya-karya unggulan yang berkelanjutan di masa mendatang.
Dalam sayembara proposal ini diputuskan oleh juri 3 kelompok yang menjadi juara
Juara 1 tim "Bukan Tim Biasa" dengan anggota Wiwin Heliyana,Arroyani Faistri, dan Machiko Maia Purwanto Putri.
Juara 2 tim "Penjelajah" dengan anggota Yosef Teguh Lavito, Nafiah Wahyu Santosa, dan Rara Nur Selviani Putri
Juara 3 tim "Josjis" dengan anggota YHana Juni Leksamana, Cahyani Natriana, dan Riana Agustina Pratiwi

HIMA PPKn FISIP UNY - PENA KREATIF

Yogyakarta, 8 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan program kerja "Pena Kreatif 2026" sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, kreativitas, dan inovasi melalui pengenalan dunia Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya PKM sebagai sarana pengembangan potensi akademik sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai sesi pemaparan materi dan diskusi, peserta diajak untuk memahami proses penyusunan gagasan kreatif hingga menjadi proposal PKM yang aplikatif, inovatif, dan berdampak. Pena Kreatif 2026 juga menghadirkan pemateri yang berpengalaman di bidang PKM sehingga peserta memperoleh wawasan langsung mengenai strategi penyusunan proposal yang baik, mulai dari identifikasi permasalahan, penyusunan ide, hingga teknik penulisan yang sesuai dengan pedoman yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti kompetisi PKM di tingkat universitas maupun nasional. Melalui kegiatan ini, HIMA PPKn UNY berharap dapat menumbuhkan budaya akademik yang kreatif dan produktif di kalangan mahasiswa serta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Pena Kreatif dan Sayembara Proposal dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram. Akses Bank Dokumentasi Pena Kreatif Google Drive

HIMA PPKn FISIP UNY - SPORT DAN ART TRAINING

Sport Training
Yogyakarta, 7 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan "Sport Training Badminton" sebagai wadah untuk meningkatkan kebugaran fisik sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa di lingkungan HIMA PPKn UNY. Kegiatan ini dilaksanakan di GOR Ngropoh dan diikuti oleh mahasiswa dengan penuh antusias. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang aktif dan menyenangkan. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari sesi pemanasan, latihan bersama, hingga pertandingan badminton secara bergantian. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi yang memperkuat solidaritas serta membangun komunikasi yang lebih erat antaranggota. Ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan sport training ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan aktivitas yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga mendukung kesehatan dan keseimbangan aktivitas mahasiswa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memiliki ruang untuk berolahraga, melepas penat, serta mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan HIMA PPKn UNY,” ujarnya. Melalui pelaksanaan Sport Training Badminton, diharapkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan pola hidup sehat dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi agenda yang mampu memperkuat hubungan antaranggota serta menciptakan lingkungan organisasi yang aktif, sehat, dan kolaboratif.
Art Training
Yogyakarta, 12 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Art Training Musik sebagai ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang seni musik sekaligus mempererat hubungan antaranggota melalui aktivitas yang kreatif dan kolaboratif. Kegiatan ini dilaksanakan di PKM Musik Lantai 2 FISIP UNY dan diikuti oleh mahasiswa dengan antusias. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan penuh semangat. Peserta diberikan kesempatan untuk berlatih, berekspresi, serta berbagi pengalaman dalam bidang musik melalui sesi latihan bersama dan interaksi antarpeserta. Selain menjadi sarana pengembangan kemampuan seni, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun kepercayaan diri dan memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan HIMA PPKn UNY. Perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan Art Training Musik dihadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa di luar bidang akademik. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memiliki ruang untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan kemampuan bermusik, serta mempererat hubungan antaranggota melalui kegiatan yang positif dan menyenangkan,” ujarnya. Melalui pelaksanaan Art Training Musik, diharapkan semangat berkarya, kreativitas, dan kolaborasi dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menciptakan lingkungan organisasi yang aktif, apresiatif terhadap seni, dan mampu mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Sport dan Art Training dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Sport Training Postingan Instagram, Akses Postingan Instagram Art Training Postingan Instagram, Akses bank dokumentasi Sport Training Google Drive, Akses bank dokumentasi Art Training Google Drive,

Jumat, 19 Juni 2026

HIMA PPKn FISIP UNY - SEKOLAH MEDIA

Yogyakarta, 2 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan program kerja "Sekolah Media" sebagai wadah pengembangan keterampilan mahasiswa di bidang media digital dan desain grafis. Dalam kegiatan ini dihadirkan narasumber Aida Arifaini untuk membantu teman-teman peserta belajar lebih dalam mengenai aplikasi canva dan fitur-fiturnya. Program ini hadir sebagai sarana pelatihan desain grafis yang dirancang khusus bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam dunia komunikasi visual, khususnya pembuatan dan pengeditan poster menggunakan aplikasi Canva. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai pengetahuan dasar hingga teknik kreatif dalam menghasilkan desain yang menarik, informatif, dan komunikatif. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, Sekolah Media juga menghadirkan Ajang Kreasi Media, yaitu kompetisi desain yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menampilkan dan melombakan hasil karya terbaik mereka. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas mahasiswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya. Peserta dengan karya terbaik berkesempatan memperoleh hadiah menarik sebagai bentuk penghargaan atas inovasi dan kreativitas yang ditunjukkan. Kegiatan Sekolah Media menghadirkan pemateri yang kompeten di bidang desain dan media digital, sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung serta wawasan mengenai perkembangan dunia kreatif di era digital. Selain meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga menjadi sarana untuk memperluas relasi, mengasah kreativitas, serta membangun rasa percaya diri dalam menghasilkan karya digital. Melalui terselenggaranya Sekolah Media, HIMA PPKn UNY berharap dapat mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media digital, serta mampu memanfaatkan keterampilan desain sebagai sarana komunikasi yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sekolah media tahun 2026 ini dibuat dengan konsep yang berbeda, setelah ada sekolah media ada "Ajang Kreasi Media" kegiatan ini digunakan untuk melombakan hasil dari sekolah media. Dari Ajang Kreasi Media ini Juri sekaligus narasumber yaitu Kak Aida sudah menentukan 3 juara
Juara 1 Sekolah Media dan AKM
Juara 2 Sekolah Media dan AKM
Juara 3 Sekolah Media dan AKM
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Civic Connect dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

HIMA PPKn FISIP UNY - CIVIC TRIP 1

Yogyakarta, 25 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan program kerja “Civic Trip 1” berkolaborasi dengan kegiatan visitasi HIMA Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi UNY. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring organisasi sekaligus mempererat hubungan ormawa lintas program studi di lingkungan UNY. Kegiatan Civic Trip 1 HIMA PPKn UNY x Visitasi HIMA PJKR UNY menjadi wadah bagi kedua himpunan mahasiswa untuk saling berdiskusi, berbagi pengalaman organisasi, serta mengenal lebih dekat program kerja dan budaya organisasi masing-masing. Melalui forum ini, para peserta dapat bertukar gagasan dan strategi dalam menjalankan organisasi secara efektif dan inovatif. Ketua HIMA PPKn UNY menyampaikan bahwa Civic Trip 1 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana belajar bersama antarorganisasi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membangun sinergi yang kuat antar HIMA di UNY sehingga mampu melahirkan program kerja yang progresif dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya. Dengan terlaksananya Civic Trip 1 HIMA PPKn UNY x Visitasi HIMA PJKR UNY, diharapkan tercipta hubungan yang lebih erat antarorganisasi kemahasiswaan serta terbangun semangat kolaborasi untuk mewujudkan organisasi mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan berdampak.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Civic Trip 1 dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

Kamis, 18 Juni 2026

HIMA PPKn FISIP UNY - PPKn CONNECT

Yogyakarta, Maret - April – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta telah melaksanakan program kerja “Civic Connect”, yaitu kegiatan silaturahmi bersama dosen PPKn dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan pasca Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan keluarga besar PPKn UNY. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam setiap kunjungan yang dilakukan oleh pengurus HIMA PPKn kepada dosen-dosen PPKn. Program Civic Connect dilaksanakan selama beberapa hari, yaitu pada tanggal 28 Maret 2026, 4 April 2026, 5 April 2026, dan 11 April 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan silaturahmi secara langsung sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga hubungan baik antara mahasiswa dan dosen. Ketua HIMA PPKn UNY, Yosef Teguh Lavito, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi silaturahmi, tetapi juga bentuk penguatan hubungan emosional di lingkungan akademik. “Melalui Civic Connect, kami ingin menjaga nilai kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan PPKn UNY. Kami berharap hubungan baik antara mahasiswa dan dosen dapat terus terjalin dengan hangat sehingga tercipta lingkungan akademik yang harmonis dan saling mendukung,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, HIMA PPKn UNY berharap semangat kebersamaan, komunikasi, dan sinergi antara mahasiswa serta dosen dapat terus terjaga dalam setiap langkah dan proses perjalanan akademik ke depan.
Civic Connect ini dilaksanakan ke 10 dosen PKN, yang dapat dilihat dari beberapa gambar yang ada
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Civic Connect dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

Rabu, 17 Juni 2026

HIMA PPKn FISIP UNY - TIM KAJIAN, PODCAST KEWARGANEGARAAN, DAN CIVIC CHANNEL

Sleman, 14 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan program kerja “Tim Kajian 1” sebagai wadah diskusi dan pengkajian isu-isu kewarganegaraan bagi mahasiswa PPKn. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengangkat tema “Dari Isu Perdamaian Global ke Kehidupan Warga: Menilai Dampak Nyata Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace bagi Masyarakat dan Mahasiswa.” Tema tersebut dipilih sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu perdamaian global serta relevansinya dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tim Kajian 1 bertujuan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa PPKn dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif melalui proses diskusi serta kajian terhadap berbagai isu kewarganegaraan yang aktual. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami peran Indonesia dalam upaya perdamaian dunia serta menilai dampak nyata dari keterlibatan tersebut terhadap masyarakat dan mahasiswa sebagai bagian dari warga negara. Kegiatan Tim Kajian merupakan salah satu program yang penting dalam mendukung pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa. Tim Kajian menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun budaya akademik yang aktif dalam mengkaji berbagai isu kewarganegaraan yang berkembang di tingkat nasional maupun global. Dengan terlaksananya Tim Kajian 1, diharapkan mahasiswa PPKn UNY semakin peka terhadap isu-isu kewarganegaraan, mampu memberikan pandangan yang konstruktif terhadap berbagai fenomena sosial dan politik, serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi mengenai peran warga negara dalam mewujudkan perdamaian dan kehidupan demokratis. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen HIMA PPKn UNY 2026 dalam menciptakan ruang diskusi yang edukatif, kritis, dan berorientasi pada penguatan kompetensi akademik mahasiswa.
Sleman, 20 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menyelenggarakan program kerja kolaborasi antara Divisi PUSKAVIC dan Divisi JARKOMINFO melalui kegiatan "Podcast Kewarganegaraan" dan "Civic Channel" sebagai bentuk tindak lanjut dari pelaksanaan program kerja Tim Kajian 1. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengangkat tema “Dari Isu Perdamaian Global ke Kehidupan Warga: Menilai Dampak Nyata Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace bagi Masyarakat dan Mahasiswa.” Tema tersebut dipilih untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai isu perdamaian global serta relevansinya terhadap kehidupan masyarakat dan peran warga negara dalam konteks nasional maupun internasional. Program kerja "Podcast Kewarganegaraan" merupakan pengembangan dari hasil kajian yang telah dilakukan dalam kegiatan Tim Kajian 1. Pada tahap ini, hasil diskusi dan analisis mahasiswa tidak berhenti pada forum internal, tetapi dikaji kembali melalui media podcast dengan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi akademik pada bidang yang dibahas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan podcast menghadirkan narasumber Dr. Budi Mulyono, M.Pd. (Dosen) Melalui sesi podcast tersebut, hasil kajian mahasiswa memperoleh pendalaman materi, validasi terhadap argumentasi yang telah dibangun, serta penguatan perspektif akademik yang lebih luas dan kontekstual. Kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif mahasiswa terhadap berbagai isu kewarganegaraan yang aktual.
Sebagai luaran dari kegiatan tersebut, Divisi Jarkominfo melaksanakan program kerja "Civic Channel", yaitu media publikasi yang berfungsi untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan hasil Podcast Kewarganegaraan kepada khalayak yang lebih luas. Publikasi dilakukan melalui kanal YouTube HIMA PPKn UNY sebagai bentuk pemanfaatan media digital untuk mendukung diseminasi pengetahuan dan penguatan literasi kewarganegaraan. Dengan terlaksananya kolaborasi program kerja ini, diharapkan mahasiswa PPKn UNY semakin memiliki kepekaan terhadap isu-isu kewarganegaraan, mampu membangun pandangan yang konstruktif terhadap berbagai fenomena sosial dan politik, serta memperkuat budaya akademik yang aktif, edukatif, dan berbasis kajian ilmiah. Podcast Kewarganegaraan 1 dipublikasikan dalam Civic Channel pada tanggal 1 Juni 2026.
Hasil dari Podcast Kewarganegaraan dan Civic Channel dapat di lihat melalui link berikut Podcast Kewarganegaraan

HIMA PPKn FISIP UNY - CIVIC VACATION 1

Bantul, 11 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan program kerja bertajuk “Civic Vacation 1” sebagai langkah awal dalam memperkuat kebersamaan antar pengurus sebelum menjalankan berbagai program kerja selama satu periode kepengurusan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun bonding, meningkatkan solidaritas, serta mempererat rasa kekeluargaan antar pengurus HIMA PPKn 2026. Melalui berbagai aktivitas kebersamaan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, para pengurus diharapkan dapat saling mengenal lebih dekat dan membangun komunikasi yang efektif. Ketua HIMA PPKn 2026 menyampaikan bahwa Civic Vacation 1 menjadi momen penting dalam membangun organisasi yang kuat. “Kebersamaan dan komunikasi yang baik antar pengurus merupakan kunci keberhasilan organisasi dalam menjalankan program kerja selama satu periode,” ujarnya. Dengan terlaksananya Civic Vacation 1, diharapkan tercipta lingkungan organisasi yang harmonis, kolaboratif, dan penuh semangat kekeluargaan. Program ini juga menjadi wujud komitmen HIMA PPKn 2026 dalam membangun budaya organisasi yang solid guna mendukung tercapainya visi dan misi organisasi secara optimal.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan Civic Vacation 1 dapat di akses melalui link berikut Akses Postingan Instagram Postingan Instagram dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

HIMA PPKn FISIP UNY - PPKn BERBAGI

Sleman, 10 Maret 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan program kerja bertajuk “PPKn Berbagi” sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar kawasan Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan sebanyak 135 paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan di beberapa titik sekitar UNY. Sasaran kegiatan meliputi tukang becak, pedagang kaki lima, petugas kebersihan, pengemudi ojek online, serta masyarakat sekitar yang sedang beraktivitas di area kampus. Kegiatan ini diawali dengan membuka donasi kepada masyarakat umum guna mendukung pelaksanaan program sosial tersebut. Dari hasil penggalangan dana, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1.350.000 yang kemudian digunakan untuk pengadaan paket makanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program “PPKn Berbagi” bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar. Kegiatan dilaksanakan secara langsung oleh pengurus dan anggota HIMA PPKn dengan turun ke jalan untuk membagikan makanan kepada masyarakat.Ketua HIMA PPKn UNY, Yosef Teguh Lavito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sederhana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Melalui PPKn Berbagi, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi pengingat bahwa hal kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat penerima bantuan dan diharapkan dapat menjadi program yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh HIMA PPKn UNY sebagai bentuk implementasi nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dokumentasi lengkap dari kegiatan PPKn Berbagi dapat di akses melalui link berikut Akses Cerita Instagram Cerita Instagram, Akses Postingan Instagram Postingan Instagram, dan Akses Bank Dokumentasi Google Drive

Senin, 15 Juni 2026

RILIS INTERUPSI EDISI MEI 2026

Bulletin and Pers Edisi Mei 2026 HIMA PPKn FISIP UNY 2026 ini mengangkat tema "Speak Up for Respect: Membangun kesadaran Gender Untuk Mengakhiri Pelecehan"
Bulletin and Pers Edisi Mei dapat dibaca melalui pdf dibawah ini dan akses buku digital Akses Buku digital

Minggu, 25 Januari 2026

PRES RELEASE DITERKAM SENJA #2 2025

Berikut merupakan hasil dari kajian Diskusi Internal Kampus di Kala Senja (DITERKAM SENJA) denagn topik pembahasan yaitu Sejarah, Dampak, dan Peluang Wajah Politik Hukum Indonesia di Masa Kini - - - - - - politik tidak harus tentang pemilu atau parpol tp justru politik yg sesungguhnya yaitu bekerja yg di levelnya individual. bagaimana politik hukum. hukum ada 3: hukum positif, adat, islam referensi untuk memahami politik hukum di Indonesia: Daniel S Lev: penting untuk dipahami kita akan melihat apakah kita sudah berubah dari masa lalu. kelemahan aktivis melupakan sejarah di masa lalu jadi solusi yg ditawarkan adalah solusi jangka pendek. buku mahfud MD buku ke dua berjudul teori hukum dan marxisme, menurut evgeny pasukhanis hukum jangan dilihat dia kosong dr pengaruh politik dan ekonomi. ketika hukum pasti dipengaruhi ekonomi dan politik maka hk menjadi alat utk kelas penguasa mempertahankan kepentingan ekonominya. gagasan pasukhanis sama dengan lev yaitu hukum di Indonesia dibentuk dan membentuk struktur politik (kekuasaan) politik hukum bekerja di hukum adat dan hukum islam, hk adat berdampak pada kondisi ekologis tanah tanah di indonesia. hk Islam mengalami tekanan pada orde baru. hukum adalah alat untuk melindungi kepentingan ekonomi penguasa. pemerintah hindia belanda dihadapkan pada dilema: merumuskab satu hukum universal atau mengakui keberagaman hukum adat. indonesia banyak sekali suku dan segenap hukum adat maka pemerintah belanda mengambil jalan tengah yang mengakui perspektif pluralis sepanjang tidak mengganggu kepentingan ekonomi kolonial. vollenhoven adalah org yg sukses bgmn hukum adat itu berlaku di Indonesia, hk adat harus dipelihara. ketakutan hindia belanda adalah islam muncul sbg kekuatan politik, menurut vollenhoven kalau HK adat dipelihara maka bisa menghalangi kekuatan hk islam. penghancuran hukum adat akan membuat hukum islam semakin kuat - ketakutan terhadap formalitas syariat masih terbawa hingga masa orde baru dan hari ini. orde baru mewarisi cara pandang kolonial, kalo agama sudah masuk ke dalam politik maka harus diawasi. perjuangan ruupa (rancangan undang undang tentang peradilan agama) sempat ditentang oleh komunis, komunis tsb berpendapat bahwa kalo ada ruupa disahkan berarti sedsng menyerahkan hukum ke lembaga non hukum lalu dibantah bahwa agama itu bukan lembaga pembuat hukum tp agama adalah sumber hukum nasional. akhirnya proposal ruupa diterima oleh orde baru pertanyaan 1. (kemas) dari awal kemerdekaan sampai saat ini dimana hukum dipolitisasi. dalam membangun negara apa yg harus yg harus dibangun terlebih dahulu? apakah politiknya dahulu, ekonominya atau apa? jawab: hukum tidak akan pernah netral, politik dan ekonomi adalah dua yang tidak dpt dipisahkan. kalo dilihat dr pengalaman Indonesia yg dibangun dulu adalah politiknya, pancasila merupakan bentuk kompromi politik. indonesia lebih baik dibangun dr politiknya dhulu karena banyak keberagaman lalu setelahnya bicara mengenai arah hukumnya mau kemana 2. (adi) terkait sekulerisme apakah mungkin itu diterapkan di Indonesia? mengingat negara maju di dunia memisahkan masalah agama dan negara. jawab: sekulerisme gampangnya adalah agama tidak perlu mengurusi urusan politik. negara yg sekulerisme ekstrime adalah Prancis seperti pada zaman pak harto yg memakai jilbab dianggap mempromosikan agama. indonesia tidak bisa ke arah sekuler karena akan menantang perang implementasi hk di Indonesia yg seenaknya contoh kcic (kereta cepat Indonesia cina), para ahli sudah menentang bahwa proyek ini tidak akan berhasil karena berkaca dr negara maju mereka kereta cepat baru provit kalo memiliki 24 jalur, indonesia hanya ada jakarta dan mungkin diperpanjang sampai surabaya. tapi pemerintah tetap memaksa untuk proyek tsb. apakah hukum itu dalam kebijakan publik diabaikan? jawab: tidak di stop karena kepentingan ekonomi, yg kedua yaitu wibawa politik yaitu gengsi. kasusnya sama dengan pembangunan ikn. dana woosh katanya akan ditalangi dengan uang pribadi, kebijakan publik dicampur dengan uang pribadi itu tidak profesional bagaimana kita akan meminta akuntabilitasnya? karena hal tersebut tidak tercatat. hukum digunakan untuk membenarkan kepentingan masing masing.